Kambing Anglo Nubian
Kambing Anglo Nubian dikembangkan di Inggris,
di Amerika dikenal dengan nama Nubia
Kambing Anglo
Nubian ini hasil dari persilangan antara Kambing asal Afrika dengan kambing asal
India.
Kambing Anglo
Nubian merupakan kambing serba guna, berguna sebagai kambing
perah dan kambing potong yang diambil daging atau , susunya .
Jenis Ini bukan produsen susu yang baik namun memiliki rata-rata
kandungan lemak mentega yang tinggi (antara empat dan lima persen). Musim
kawin Kambing Anglo Nubian lebih lama daripada kambing keturunan Swiss
sehingga memungkinkan untuk menghasilkan susu sepanjang tahun.
Kambing Anglo Nubian ini paling
cocok untuk diterrnakkan di daerah yang panas. Karena merupakan kambing yang
dapat digunakan sebagai kambing perah dan kambing potong banyak
negara yang telah menggunakan jenis kambing Anglo Nubian ini untuk proses
Grading Up ( proses memperbaiki keturunan ) hasil susu dan daging dari kambing
keturunan lokal
Kambing Anglo
Nubian adalah kambing perah yang menghasilkan susu
dengan jumlah lumayan banyak dan dapat diperah dalam jangka waktu yang lama,
selain itu juga dapat digunakan sebagai kambing potong. Hal tersebut
yang menjadikan menternakkan kambing jenis ini sangat bagus prospeknya. Kambing
ini dinamakan Nubia karena awalnya ditemukan di daerah timur laut Afrika, Arab
dan India. Peternak dari Inggris mengimport kambing ini pada tahun
1895 untuk dikembangkan lebih lanjut di negaranya. Kambing yang merupakan
kambing dual purpose ini disebut Nubia di Amerika.
Penampilan
jenis kambing Anglo-Nubian dianggap sebagai “aristokrat” kaarena telinga yang
panjang, terjumbai dan tergantung dekat kepala dan membawa jelas hidung romawi
dan selalu berambut pendek.
Kambing Anglo
nubia mempunyai banyak kombinasi warna, namun yang umum
adalah merah hitam dan coklat biasanya datang dengan kombinasi dengan warna
putih. Jenis kambing Anglo Nubian jantan memiliki rambut yang pendek di bagian
dada, punggung dan paha
Kambing betina
memiliki bagian ambing yang besar dan terjumbai, jika dibandingkan dengan
kambing keturunan swiss atau eropa, jumbai pada ambingnya lebih panjang. Susu
yang dihasilkan memang lebih sedikit dibandingkan dengan kambing keturunan
swiss namun memiliki kadar lemak susu ( butterfat ) yang lebih tinggi.
Kambing betina
memiliki tinggi kira-kira 76cm beratnya sekitar 60 kg, sedangkan yang
jantan tingginya mulai 88cm dan beratnya 78 kg.
Bagian kepala
berkembang dengan karakteristik yang khas, profil wajah diantara mata dan
moncongnya sangat cembung. Mempunyai telinga yang panjang yang terjumbai lebih
dari moncongnya namun tidak lebar dan tidak melipat seperti kambing Ettawa, bentuk telinganya
tersebut agak kaku. Rambut kepalanya halus dan mengkilap.

Berapa umumnyĆ jantan n betina hanga 8-10 Bulan ? Di peternak mana bs Kami dapatkan ?
BalasHapusBagaimana cara kita bisa tahu jika kambing tersebut ingin kawin
BalasHapus